Posted by: awidyarso65 | 22 November 2008

Aku mimpi Indonesia tanpa korupsi

Kartun Politik Indonesia

Kartun Politik Indonesia

            Kata orang mimpi adalah “bunga” tidur ….. ada lagi yang bilang penyebabnya kecapekan lalu pulas tertidur angler sampai mimpi. Pada ilmu yang mempelajari mimpi, oneirologi, mimpi dipahami sebagai pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra-indra lain dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep). Ketika kutulis judul di atas, aku memaknai mimpi berbeda dengan pengertian dan batasan dari ilmu mimpi itu. Dalam “mimpi” ku mustahil bermimpi Indonesia tanpa korupsi. Tegasnya, Indonesia tanpa korupsi mustahil ! (pesimis banget sih) kenapa ? Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi.

Dari asal kata corruptio (bahasa latin) kata kerjanya corrumpere = busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok. Demikian muasal kata korupsi. Kata kerja corrumpere yang berarti busuk menjelaskan bahwa kata korupsi itu sendiri beserta akibatnya adalah pembusukan. Pembusukan moral yang terutama. Moral yang busuk “menulari” wilayah-wilayah hidup manusia yang lainnya. Pada wilayah kesejahterahan/ekonomi, tertulari kemiskinan. Rakyat yang tak terjangkau “roti” negara tak pernah mendapatkan hak kue jatahnya sebagai rakyat dan mengalami pemiskinan karena jatahnya dikorup. Pada wilayah religius, pembusukan menulari dan merangsek merusak sampai pada “memanfaatkan” agama dan berbagai symbolnya untuk kepentingan duniawi. Credo, ayat-ayat (suci) Tuhan, berbagai symbol atas nama agama “dijual” melalui SMS dan iklan lainnya. Wilayah publik seperti lembaga hukum dan institusi politik tak ada yang terbebas korupsi. Korupsi membudaya menjadi perilaku. Transparency International mengartikan korupsi sebagai perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Dalam penelitian yang dilakukan oleh PERC (Transperancy International Corruption Perception Index) yang dirilis 1 Maret 2006, Indonesia menempati peringkat 13 dari 13 peringkat yang ada (terendah), dan urutan ke 137 dari 158 negara yang korup. Perhatikan peta berikut:                                                                                                      

Pemetaan indeks persepsi korupsi di dunia, 2006. Biru menunjukkan sedikit korupsi, merah menunjukkan banyak korupsi. 

Banyak laporan penelitian tentang korupsi menyimpulkan bahwa korupsi di Indonesia berkembang secara sistemik. Berkembang sistematis di dalam sistem birokrasi. Bahkan bagi banyak orang korupsi bukan lagi merupakan suatu pelanggaran hukum, melainkan sekedar suatu kebiasaan yang terinternalisasi menjadi bagian dari kehidupan. Barangkali kalau mau jujur, pejabat yang tidak korupsi cukup dihitung dengan jari tangan. Dalam siaran BBC pernah pula diandaikan jika semua koruptor dipenjarakan, maka penjara yang diperlukan seluas kabupaten Bogorpun nggak muat untuk menampung para koruptor itu. Wauuu …. Bergidik juga …..!

               Lihat daftar kasus di bawah ini. (data diambil dari Wikipedia)

Daftar kasus korupsi di Indonesia

Kasus dugaan korupsi Soeharto: dakwaan atas tindak korupsi di tujuh yayasan Pertamina: dalam Technical Assistance Contract dengan PT Ustaindo Petro Gas

Bapindo: pembobolan di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) oleh Eddy Tansil

HPH dan dana reboisasi: melibatkan Bob Hasan, Prajogo Pangestu, sejumlah pejabat Departemen Kehutanan, dan Tommy Soeharto.

Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI): penyimpangan penyaluran dana BLBI

Abdullah Puteh: korupsi APBD.

Penayangan foto dan data para koruptor di televisi dan media massa

Pada 17 Oktober 2006, Kejaksaan Agung Republik Indonesia mulai menayangkan foto dan menyebarkan data para buronan tindak pidana korupsi yang putusan perkaranya telah berkekuatan hukum tetap. Data dan foto 14 belas koruptor tersebut direncanakan ditayangkan di televisi dan media massa dengan frekuensi seminggu sekali.

Kaya korupsi ? NO !!

Kaya korupsi ? NO !!

Mereka adalah:

Sudjiono Timan – Dirut PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI)

Eko Edi Putranto – Direksi Bank Harapan Sentoso (BHS)

Samadikun Hartono – Presdir Bank Modern

Lesmana Basuki – Kasus BLBI

Sherny Kojongian – Direksi BHS

Hendro Bambang Sumantri – Kasus BLBI

Eddy Djunaedi – Kasus BLBI

Ede Utoyo – Kasus BLBI

Toni Suherman – Kasus BLBI

Bambang Sutrisno – Wadirut Bank Surya

Andrian Kiki Ariawan – Direksi Bank Surya

Harry Mattalata alias Hariram Ramchmand Melwani – Kasus BLBI

Nader Taher – Dirut PT Siak Zamrud Pusako

Dharmono K Lawi – Kasus BLBI

Daftar pejabat Indonesia yang dipenjara.

Berikut ialah daftar para pejabat tinggi Indonesia yang pernah ditahan atau dipenjara karena kasus criminal atau korupsi.

1. Abdullah Puteh, mantan Gubernur Aceh

2. Abilio Soeres, mantan Gubernur Timor Timur, karena dakwaan ‘Dunia Internasional’

3. Akbar Tantung

4. Basuki (politikus) mantan ketua DPRD Surabaya

5. Beddu Amang, mantan kepala Bulog

6. Bob Hasan, mantan Mentri Perindustrian dan Perdagangan

7. Hendro Budiyanto, mantan direktur Bank Indonesia

8. Heru Supraptomo, mantan direktur Bank Indonesia

9. Hutomo Mandala Putra Soeharto, anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat

10. Ida bagus Oka, mantan Gubernur Bali dan Mentri Sosial

11. M. Sahid, wakil wali kota Bogor

12. Mulyana W. Kusumah, anggota KPU

13. Nazaruddin Sjamsuddin, ketua KPU

14. Nurdin Halid, ketua PSSI

15. Paul Sutopo, mantan direktur Bank Indonesia

16. Rahardi Ramelan, mantan Mentri Perdagangan

17. Rusadi Kantaprawira, anggota KPU

18. Safder Yusacc, mantan sekjen KPU

19. Said Agil Husin AlMunawar, mantan Mentri Agama

20. Sri Roso Sudarmo, bupati Bantul

21. Suyitno landing, mantan kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri

22. Syafrudin Tumenggung, mantan kepala BPPN. Menjadi tersangka kasus jual beli pabrik gula Rajawali III, dan ditahan pada 22 Februari 2006.

Deretan kasus korupsi itu baru yang ketahuan, diproses dan yang terdata pada institusi kejaksaan hingga tahun 2005. Masih puluhan ribu kasus yang nyata ketahuan masyarakat belum diproses atau belum tersentuh hukum. Korupsi yang nggak ketahuan karena nominalnya kecil lebih merata dan dilakukan berjamaah. Agaknya jika saya punya kesempatan korupsi juga nggak bakalan lepas dari korupsi dech. Saya yakin itu ! Bahkan berani saya katakan sangat kecil kemungkinannya untuk tidak korup ! Tapi apa daya, saya nggak punya kesempatan itu !! Paling korupsi waktu …..contohnya: waktu kerja siang hari saat kecapekan lalu istirahat yang menggunakan waktu kerja. Apa arti semua itu ? Artinya : Jangan bermimpi memberantas korupsi di negri ini, jika hukumannya cuma penjara dan denda. Jaman sekarang ada (bahkan banyak) yang berani spekulasi melakukan korupsi Rp 1 trilyun jika hukumannya 15 tahun penjara dengan denda Rp 1 milyar !!! Toh dipenjarapun (para koruptor kakap) tempatnya/penjaranya mewah bagi ukuran rakyat. Belum lagi tiap tahun akan mendapatkan remisi sehingga paling lama menjalani hukuman 10 tahun saja !! Sesudah bebas aku kaya-raya dan ha…ha…ha….Memang spekulasi dimaksud hanya dalam diskusi terbatas diantara orang-orang susah. Namun ruh pada diskusi itu sungguh masuk akal sekaligus parah secara moral. Dan yakinlah bahwa yang seperti itu sudah pernah ada. Benarkah ? Wala hualam.

“Saya lihat keadaan di China tahun-tahun sebelumnya jauh lebih buruk dari Indonesia soal korupsi. Tetapi dengan tekad yang kuat mereka bisa menjalankan,” kata Menpan Taufiq Effendi dalam lawatannya di Beijing bersama para anggota KPK, Rabu (15/10). Sepanjang 2004, pemerintahan Hu Jintao menghukum sebanyak 164.831 anggota partai karena menguras uang negara lebih dari 300 juta dollar AS. Sebanyak 15 diantaranya menteri. Selama 6 bulan pertama 2007, angka resmi menyebutkan 5.000 pejabat korup dijatuhi hukuman. Terakhir, mantan Direktur Administrasi Negara untuk Makanan dan Obat-obatan Zheng Xiaoyu yang terbukti menerima suap 6,5 juta yuan (sekitar Rp 75 miliar) dieksekusi mati. (Fajar Pratikto di: http://tiongkokbaru.wordpress.com/2007/10/30/china-korupsi-dan-demokrasi/) Dalam kunjungannya ke China, nampaknya KPK benar-benar ingin belajar dari cara China memberantas korupsi akut dinegaranya. ”Belajarlah sampai ke negri China !” demikian kata orang bijak. Akankah aku juga bijak jika terus berpandangan ”Aku mimpi Indonesia bebas korupsi” ? Faktanya China bisa berubah ! Negri dengan 1,5 milyar manusia di bawah idiologi komunis itu mengeliat melawan korupsi. Indonesia yang semua rakyatnya mengaku beriman dan men-dosa-kan korupsi mulai belajar dari mereka (baca = komunis). Akankah dosa korupsi menjadi profan sehingga memberantas korupsi sama dengan mimpi ?

 


Responses

  1. Yang penting mulai dari diri sendiri kayanya ya pak? Soalnya saya sendiri mengakui suka korupsi kecil-kecilan tapi tidak menyadarinya, semacam kebiasaan buruk mungkin…

    Betul Mas !
    Saya sungguh setuju.

  2. Numpang Share Maz Admin :
    artikelnya bagus banged.. saya nambah dikit yaa.. matur Nuwun mas.. IJIN yang Punya (sambil bakar menyan) hehehehe

    Mulai tahun 2008 bagi guru yang lulus sertifikasi guru akan mendapatkan tunjangan profesional yang besarnya sama dengan satu kali gaji pokok, jadi seorang guru akan mendapatkan dua kali lipat gaji pada tahun 2007, Namum Buwat Rekan Rekan yang Belum sertifikasi atau yang udah sertifikasi Pun dapat Menambah penghasilan dari Internet Caranya Gampang, CUKUP daftar di sini Klick DAFTAR
    Nah ini gak basa basi deh..
    Ntah dah basi atau ngak ?? saya cuma mo bagi Informasi.. saatnya jadi Guru tanpa sertifikasi tapi dapat uang dari Internet..

    saya gak bakal bahas Google adsense atau sejenis nya disini..
    saya juga gak bakal Nipu atau minta Pengguna buat Download sesuatu dari Link yang Payable Download.. Like Ziddu or BizHat..!!nah Gimana caranya?? Klick DAFTAR Stay Tune..!!
    Oh ya Jangan Lupa ntar SIGN UP daftar GITU…

    He…he…he….. boleh…. boleh…….
    Trima kasih Mas Guru.
    Salam dari Rekan Guru di Papua
    Ardy

  3. Indonesia Bebas Korupsi…….
    kita semua berharap itu bukan sekedar mimpi yang tiada bertepi… :D salam kenal..

    Setuju Mas …. semoga.
    Salam kenal juga.
    Ardy

  4. setuju banget….uang yg dikorupsi jika buat bantu saudara kita yg masih sangat tertinggal kan lumayan.., la di papua masih ada yg nda KATOKAN…di mana mana masih saja rakyat kecil susah dlm kesehatan..pendidikan…
    pak ardy ,kami meminjam gambar”kaya korupsi ?NO! diperbolehkan ya…bagus banget

  5. Aku mimpi Indonesia hemat dan tidak naik haji!
    huridap


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: